Menjuntai kata entah ketika lautan pasir menghampar di tengah gulita
Bersiul memanggul resah pada buhul
Beribu tanda tanya pun mengalir sepotong sepotong
Tumpah penuhi langit mengalahkan beribu bintang
Malam temaram, aku terdiam
Langkah demi langkah merangsek tak tentu arah
Limbung terhempas angin penuh embun
Terseok-seok mencari kau yang tak kunjung kutemukan
Di manakah kau Raka?Masihkah kau tulis cerita tentang kita pada lembar kehidupan?
Masihkah kau genggam janji hidup yang belum kau penuhi?
Sudah berulang kali kutanyakan pada dedaunan
Tak ada jawab
Sudah pula kutanya malam
Ia hanya diam
Jua kutanya pada bebatuan
Ia hanya katakan tak tahu di mana Tuan
Raka, pada lautan pasir dan deru angin
Kembali kutanyakan
Masihkah kau mengizinkanku singgah di hatimu?
Bromo, 14 Oktober 2012
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
anak negeri