Jumat, 21 Juni 2013

I Get What I Need

Kesekian kalinya aku mendapatkan bukti nyata bahwa Allah senantiasa memberi yang kubutuhkan dan yang kuinginkan. Mungkin ini hanya hal yang sepele. Namun, aku tak menganggapnya demikian. Sekian yang telah kulalui aku yakin ini bukan suatu kebetulan. Ini hanyalah cara Allah mengingatkanku agar senantiasa mengingat-Nya. Setelah beberapa hari nafsu makanku menginginkan mi ayam yang tak kunjung terpenuhi, hari ini Allah menghidangkannya untukku, gratis.

Ya, seperti rutinitas mingguan yang sudah terjadwalkan, malam ini aku usroh bersama teman-teman An-Naafi' di rumah sang murabbi tercinta, Mbak Peni. Setelah selama perjalanan usroh dihidangkan berbagai macam panganan dan juga buah, sellau saja ditutup dengan makanan, dan kali ini seperti yang telah kuinginkan beberapa hari lalu, mi ayam. Hmm..

Eits, tapi bukan itu inti yang ingin kusampaikan. Beberapa hari ini aku memikirkan ide untuk membuat sebuah tulisan dengan tema "Alasan Kamu Bangga menjadi Seorang Muslim". Nah, pada materi usroh kali ini mbak Peni membahas mengenai mengapa kita harus mempelajari Islam? Jawabannya adalah agar kita cinta terhadap Islam. Tak kenal maka tak sayang, begitu pepatah mengatakan. Setelah ia cinta, maka ia akan bangga terhadap Islam. Tahap selanjutnya ia akan menghilangkan kebodohan. Menghilangkan kebodohan itu dengan belajar dari ulama', tidak sekedar otodidak. Nah, yang terakhir adalah agar kita mengenal hukum-hukum Islam.

Kawan, dari sinilah aku benar-benar yakin terhadap artikel yang akan kutulis "Telur Emas dalam Sarang". Nampaknya hal tersebut akan pas dengan yang ingin kuutarakan, bahwa aku bangga menjadi seorang muslim karena Islam mengajarkanku meniti jalan yang lurus untuk menggapai rahmat-Nya.

This is my story today.


See you next story.