Kesekian kalinya aku
mendapatkan bukti nyata bahwa Allah senantiasa memberi yang kubutuhkan dan yang
kuinginkan. Mungkin ini hanya hal yang sepele. Namun, aku tak menganggapnya
demikian. Sekian yang telah kulalui aku yakin ini bukan suatu kebetulan. Ini hanyalah
cara Allah mengingatkanku agar senantiasa mengingat-Nya. Setelah beberapa hari
nafsu makanku menginginkan mi ayam yang tak kunjung terpenuhi, hari ini Allah
menghidangkannya untukku, gratis.
Ya, seperti rutinitas mingguan yang sudah terjadwalkan, malam ini aku usroh bersama teman-teman An-Naafi'
di rumah sang murabbi tercinta, Mbak Peni. Setelah selama perjalanan usroh
dihidangkan berbagai macam panganan dan juga buah, sellau saja ditutup dengan
makanan, dan kali ini seperti yang telah kuinginkan beberapa hari lalu, mi
ayam. Hmm..
Eits, tapi bukan itu
inti yang ingin kusampaikan. Beberapa hari ini aku memikirkan ide untuk membuat
sebuah tulisan dengan tema "Alasan Kamu Bangga menjadi Seorang
Muslim". Nah, pada materi usroh kali ini mbak Peni membahas mengenai
mengapa kita harus mempelajari Islam? Jawabannya adalah agar kita cinta
terhadap Islam. Tak kenal maka tak sayang, begitu pepatah mengatakan. Setelah
ia cinta, maka ia akan bangga terhadap Islam. Tahap selanjutnya ia akan
menghilangkan kebodohan. Menghilangkan kebodohan itu dengan belajar dari
ulama', tidak sekedar otodidak. Nah, yang terakhir adalah agar kita mengenal
hukum-hukum Islam.
Kawan, dari sinilah
aku benar-benar yakin terhadap artikel yang akan kutulis "Telur Emas dalam
Sarang". Nampaknya hal tersebut akan pas dengan yang ingin kuutarakan,
bahwa aku bangga menjadi seorang muslim karena Islam mengajarkanku meniti jalan
yang lurus untuk menggapai rahmat-Nya.
This is my story
today.
See you next story.