Jumat, 11 Januari 2013

Tentang Cinta

Cinta, selalu memberikan sensasi yang tak mudah ditebak. Cinta, bukan sekedar untuk pasangan yang kita sayang, tetapi juga untuk orang-orang terdekat kita, ayah, ibu, kakak, adik, ataupun saudara. Bagi sebagian orang menyatakan cinta tak memerlukan waktu berjam-jam. Just say "I Love You", "Wo Ai Ni", "Ai Shiteru", "Saranghae", dan masih banyak yang lain. Namun, ternyata bagi sebagian orang tidak mudah untuk menyatakan cinta. Baginya menyatakan cinta adalah hal rumit yang tak mudah untuk dipelajari.

Ada keangkuhan yang harus benar-benar dirobohkan untuk menyatakan cinta pada orang yang kita sayang. Tak jarang karena keangkuhan, seseorang tak pernah bisa menyatakan cintanya. Harga dirinya terlalu besar untuk dipertaruhkan demi menyatakan cinta. Namun, bukan itu saja. Ada juga orang yang tak mampu menyatakan cinta karena ia tak tahu bagaimana cara menyatakannya. Tak sedikit orang yang menganggap cinta tak hanya dinyatakan, tetapi butuh bukti. Lantas bukti apa yang mampu untuk menunjukkan cinta dan sayang kita pada seseorang?

Hari ini Ani belajar bahwa kekerasan bagi seseorang juga termasuk menyatakan rasa cinta, rasa sayang. Sayangnya bagi orang lain hal itu diartikan berbeda. Bagi sebagian yang lain bahwa memarahi anak adalah termasuk bagaimana mereka mendidik. Padahal itu bukan hal yang tepat untuk mendidik. Kata-kata itu hanya akan terbuang sia-sia. Yang diperlukan hanyalah contoh konret. Seseorang butuh figur untuk mengembangkan dirinya sebelum ia menemukan jati dirinya.

Sering kita salah paham akan perlakuan orang lain terhadap kita. Termasuk saya. Saya termasuk orang yang mudah menyatakan cinta pada orang yang saya sayangi. Akan tetapi, tidak kepada ayah saya. Entah mengapa. Saya juga tidak tahu. Tetapi, hari ini saya belajar bahwa rasa cinta kadang tak butuh untuk dikatakan. Kita hanya butuh beberapa waktu saja untuk memahami arti perlakuan orang lain terhadap kita. Melihat sisi terang dari seseorang. Itu akan membuka mata kita bahwa orang tersebut sangat menyayangi kita. Hanya kita saja yang terlalu sempit mengartikan CINTA.

Salam hangat,
I Love You Daddy


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

anak negeri